J&T  

Saat knalpot mengeluarkan percikan api, 7 sepeda motor terbakar di SPBU

Memuat …

7 sepeda motor terbakar akibat percikan api dari knalpot. Foto: Adi/SINDOnews

BANDUNG BARAT – Tujuh unit sepeda motor yang diparkir di SPBU Gandok, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terbakar.

Kejadian pukul 12.30 WIB itu membuat warga dan pegawai SPBU 34.4058 panik. Apalagi api sudah membesar dan dikhawatirkan merembet ke SPBU yang menampung tangki bahan bakar.

Kejadian bermula saat seorang pebalap Suzuki Thunder bernama Deri Nurdiana sedang mengisi bahan bakar. Kemudian, ia mendorong sepeda motornya sebelum menyalakannya, karena banyak orang mengantri untuk mengisi bahan bakar.

Baca juga: Bentrokan CSO di Kota Bekasi, Dua Bangunan Rusak dan Empat Sepeda Motor Terbakar

Setelah itu, dia mencoba menyalakan mesin. Namun, saat motor dihidupkan, tiba-tiba knalpot motor mengeluarkan percikan api. Panik melihat api, ia menjatuhkan sepeda motor ke kiri menyebabkan bensin dari tangki sepeda motor tumpah.

Saat itulah percikan api melahap sepeda motor dan menumpahkan bensin yang menyebabkan kebakaran besar. Sayangnya, sepeda motor itu terletak di sebelah tempat parkir di mana ada enam kendaraan yang diparkir.

Sebab, motor kemudian terbakar dengan cepat. “Jadi total ada tujuh sepeda motor yang dibakar, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” kata Kapolsek Sindangkerta, AKP Yogaswara, Selasa (10/5/2022).

Membaca: Sayangnya, Kurir JNT Bangka Tengah, Paket Konsumen Motor Bakar sudah habis terjual.

Melihat kobaran api, warga di lokasi bersama petugas SPBU membantu memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar). Dengan demikian, kebakaran bisa dicegah dan tidak merembet ke pembangunan SPBU.

Ketujuh sepeda motor yang terbakar itu adalah Honda Supra X (D 6765 GH), Yamaha NMax, (D 6054 UDJ), Honda C70 (D 6228 TX), Yamaha NMax, (D 4370 UDH), Kawasaki Ninja R (D 4546 NM), Honda Beat (D 6590 LV), dan Suzuki Thunder.

“Kerugian hanya materi, api juga bisa dipadamkan sekitar 15 menit kemudian agar kebakaran yang lebih besar bisa dihindari,” ujarnya.

(san)

Source link