Pengertian Desain Grafis, Sejarah, Jenis, Unsur Serta Prinsip

0 10,549

Pengertian Desain Grafis, Sejarah, Jenis, Unsur Serta Prinsip – Perkembangan teknologi di berbagai bidang dan aspek kehidupan saat ini memang tidak bisa dicegah. Saking pesatnya, kehidupan modern menjadi semakin mudah dan nyaman sehingga bisa memanjakan generasi milenial. Hanya dengan menggunakan smartphone saja semua kegiatan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja tanpa harus bertemu, bertatap muka atau pun datang langsung.

Dalam penggunaan smartphone ini, di dalamnya tidak lepas dengan yang namanya desain grafis sehingga tampilan yang ada terlihat begitu menarik. Desain grafis merupakan teknik kekinian yang dibuat dengan menggunakan bantuan aplikasi tertentu sehingga terciptalah sebuah karya digital berupa gambar, icon, logo dan lain sebagainya.

Pengertian Desain Grafis

Menurut penjelasan yang ada di wikipedia bahwasannya desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Jadi desain grafis ini bisa diasumsikan sebagai brand name untuk memudahkan seseorang mengingat sesuatu hal misalnya saja produk makanan tertentu, minuman tertentu, atau produk tertentu lainnya.

Sejarah Desain Grafis

Dalam kehidupan masa lampau yang serba tradisional seni memang sudah ada. Misalnya saja seni rupa yang perkembangan dan pembuatannya dilakukan secara manual tanpa bantuan alat yang dinamakan aplikasi. Nah dari seni rupa inilah yang namanya desain grafis mulai berkembang hingga sekarang ini yang serba digital.

Seni komunikasi visual paling tua pernah ditemukan di Negara Prancis tepatnya ialah di daerah Lascaux berupa lukisan gua. Perkiraan yang bisa diambil dari lukisan gua itu berasal dari masa antara 10 ribu sampai dengan 15 ribu sebelum masehi.

Untuk simbol – simbol yang digunakan terdahulu sendiri dalam bentuk ideogram dan terus berkembang hingga saat ini berubah bentuk menjadi aksara. Aksara pada zaman sekarang sering kita gunakan sehari – hari berupa layar monitor.

Pendidikan seputar desain grafis memang serius digarap oleh instansi – instansi pendidikan di Negara Ratu Elizabeth yakni Inggris. Disana terdapat seseorang yang paling memberi pengaruh dalam ilmu desain bernama Henry Cole.

Awalnya Henry Cole membuat jurnal dengan judul Journal of Design and Manufactures, dan kemudian berusaha untuk meyakinkan pemerintah Inggris bahwasannya keberadaan desain sangatlah penting dalam menunjang karya tulis jurnal tersebut. Selanjutnya ia juga membuat pameran The Great Exhibition dengan tujuan utama sebagai bentuk perayaan terhadap lahirnya teknologi industri modern dan juga desain bergaya Victoria.

Sekitar tahun 1891 sampai dengan 1896, terdapat sebuah percetakan besar bernama William Morris Kelmscott telah berhasil mempublikasikan suatu buku yang dibuat oleh karya terampil dari desain grafis. Karya tersebut dibuat oleh gerakan yang bernama Arts and Crafts.

Desain yang diaplikasikan pada buku tersebut memang sangat bagus dan elegan sehingga target pasarnya adalah orang kaya – kaya saja. Berawal dari buku tersebut, banyak karya Morris ini secara langsung memberikan pengaruh besar ada Art Nouveau. Disisi lain secara tidak langsung juga memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan dunia ilmu desain grais pada awal abad ke 20 tepatnya.

Tahukah anda kata desain grafis mulai dipergunakan dan dikenal oleh khalayak ramai dunia? Nama Desain Grafis sendiri digunakan pertama kali tepatnya pada tahun 1922 pada sebuah karya esai dengan judul “New Kind of Printing Calls for New Design. Penulis karya esai tersebut orang berkebangsaan Amerika Serikat yang berkecimpul dalam dunia desainer buku yang bernama William Addison Dwiggins.

Untuk penggunaan nama atau istilah Desain Grafis pada buku pertama kali digunakan oleh terbitan buku tahun 1927. Judul dari buku tersebut ialah “ The Signage in the London Underground. Buku ini merupakan contoh desain jenis klasik yang muncul pada abad modern. Penggunaan jenis huruf yang diaplikasikan di dalam buku ialah rancangan dari Edward Johnston sekitar tahun 1916.

Namun pada tahun 1920 pihak Rusia menyatakan seni yang hanya berorientasi individu saja tidak akan ada gunanya bagi kehidupan peradaban manusia. Kemudian Rusia yang dulunya bernama Uni Soviet membuat sesuatu desain yang bisa diaplikasikan di dunia nyata. Bentuk desain nyata tersebut meliputi menu, logo, perabot, pakaian, kain, poster, perangkat teater, desain bangunan dan lain sebagainya.

Kemudian pada tahun 1928 Jan Tschichold membuat rumusan terhadap prinsip – prinsip dasar tipografi modern yang dituangkan dalam sebuah buku berjudul “New Typography”.

Tidak hanya tipografer Jan Tschichold saja yang dikenal hingga sekarang ini yang memberikan pengaruh besar pada dunia ilmu desain grafis, ternyata ada deretan nama lain seperti El Lissitzky, Moholy Nagy, Laszlo, Herbert Bayer, dan Bauhaus. Selain itu mereka semua juga menjadi pelopor pada teknik industri yang banyak digunakan sepanjang masa di abad ke 20. Di tahun – tahun selanjutnya, akhirnya banyak pengakuan didapatkan oleh desain grafis dan mulai banyak digunakan.

Perkembangan desain grafis mulai meningkat tajam pasca Perang Dunia II sobat. Seperti yang anda ketahui sampai sekarang ini desain grafis banyak digunakan dalam dunia periklanan dan produk dalam kemasan. Ternyata perkembangan desain grafis juga dipengaruhi oleh adanya perkembangan konsumerisme.

Jenis dari Desain Grafis

Jenis desain grafis pada perkembangan peradaban masa lalu sampai dengan masa sekarang menurut penulis ialah jenis desain grafis klasik dan juga jenis desain grafis modern.

Unsur dari Desain Grafis

Dalam dunia ilmu desain grafis unsur yang diterapkan merupakan unsur dasar dan disiplin desain pada umumnya. Yang dimaksud dengan unsur dasar disini meliputi shape, warna, ruang, garis, tekstur dan bentuk. Selanjutnya unsur – unsur yang ada tersebut akan membentuk prinsip – prinsip dasar dalam ilmu desain visual.

Prinsip dari Desain Grafis

Untuk prinsip yang digunakan dalam dunia ilmu desain grafis memang tidak bisa dilepaskan dari yang namanya unsur seperti pembahasan pada poin unsur di atas. Prinsip – prinsip yang digunakan meliputi proporsi, tekanan, ritme, kesatuan, keseimbangan. Kesemuan prinsip tersebutlah yang nantinya akan membentuk aspek struktural dengan komposisi ruang lebih luas sobat.

Bisa diambil kesimpulan dari pembahasan yang diulas di atas bahwasannya keberadaan desain grafis memang sangat penting. Pasalnya semua aspek kehidupan modern ini memang tidak akan pernah bisa lepas dengan yang namanya desain grafis. Dari mulai aktivitas non formal sampai dengan aktivitas formal kesemuanya menggunakan desain grafis sebagai modal awal berkembang kepada peradaban yang lebih baik.

Sampai disini dulu ya sobat semua, semoga pembahasan kali ini mengenai pengertian desain grafis, sejarah, jenis, unsur serta prinsip, bisa membawa banyak manfaat bagi anda semua yang sungguh – sungguh mempelajarinya.

Terima kasih atas ketersediaan anda meluangkan banyak waktunya untuk berkunjung di website ini. Ikuti terus perkembangan artikel – artikel selanjutnya yang tidak kalah menariknya. Salam hangat dari penulis.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.