J&T  

Penagih Uang Baru Rp 3,7 Miliar Ditangkap Dalam Kasus Serupa

mojokerto

Penggalangan dana baru Rp 3,7 miliar, JRS (31), dan kawan-kawan, ternyata tak hanya harus berurusan dengan polisi. Penagih uang baru asal Sidoarjo ini juga ditangkap di Ngawi dengan kasus serupa. Namun, saat itu mereka lolos dari proses hukum.

“Dia (JRS) dikatakan ditahan saat blokade di Gerbang Tol Ngawi karena masih terjadi wabah. Saat itu Satlantas kondisi siang hari menghalangi,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto AKP Rizki Santoso kepada wartawan. dikutip detikJatim, Sabtu (23/23)./4/2022).

JRS diamankan Satlantas Polres Ngawi saat keluar dari Gerbang Tol Ngawi pada 30 April 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ia mengangkut uang tunai Rp 2,1 miliar menggunakan mobil Daihatsu Grand Max bernomor W-1427-WL yang dikendarai ES (46), warga Kota Batu.

Kereta penumpang putih Rp 2,1 miliar berupa pecahan baru Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000. JRS mendapat uang baru dengan menukarkannya di sebuah bank di Bandung, Jawa Barat.

Namun, saat itu polisi melepaskan JRS karena bisa menunjukkan identitas uang tersebut. Sejumlah besar uang tunai akan dikirim ke pemilik yang memiliki bisnis pertukaran uang baru. Mereka adalah warga Sidoarjo berinisial JNT, Rp 1,48 miliar, dan warga Magetan berinisial JBS sebanyak Rp 620 juta.

“Jadi, petugas kemudian tidak curiga dengan proses dan sebagainya. Karena dia hanya menunjukkan dokumen perjalanan, dia pikir itu pantas. untuk berpikir terkait kemungkinan adanya tindak pidana terhadap uang tersebut,” jelas Rizki.

Silakan baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Berkah Hewan Kurban untuk Kolektor Kulit Hewan

[Gambas:Video 20detik]

(rdp/imk)

Source link