Mediasi Antara Dokter Terawan dan IDI Mustahil

Merdeka.com – Merdeka.com – Ketua Umum Persatuan Dokter Indonesia (PDSI) dr. Jajang Edi Priyanto juga mengomentari wacana mediasi antara Terawan Agus Putranto dengan Ikatan Dokter Indonesia. Menurut dia, hal itu tidak mungkin dilakukan karena keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI sudah final untuk mengeluarkan Terawan dari IDI.

Mediasi tersebut semula direncanakan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mencari jalan keluar terkait pemecatan Terawan. Namun, hingga saat ini mediasi tersebut belum dilakukan.

“Menteri Kesehatan diperintahkan untuk menjadi mediator, tetapi dengan cara ini IDI MKEK telah memutuskan untuk memberhentikan, pemecatan adalah hukuman yang sangat berat. Jadi dengan diberhentikan, apalagi dia jenderal bintang tiga, profesor, diberhentikan begitu. dengan tidak hormat. , hatinya pasti terluka, “katanya. kata Jajang di hotel Borobudur, JakartaRabu (27/4).

“Jadi saya yakin mediasi ini juga tidak mungkin,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara PB IDI, Beni Satria mengatakan, hingga saat ini belum ada pertemuan mediasi. Pasalnya, tawaran mediasi dari Budi Gunadi belum disepakati PB IDI dan dokter Terawan.

“Tidak ya. Jadi itu tawaran mediasi dari Menkes. Nama mediasi harus disepakati kedua belah pihak,” ujarnya, Selasa (19/4).

Menurut Beni, PB IDI menyambut baik tawaran Kemenkes untuk berdamai dengan dr Terawan.

Tapi sampai hari ini, tidak ada manfaat dari kedua belah pihak, dari kami dan teman-teman untuk menerima atau mengkonfirmasi apa yang ditawarkan Menteri. Jadi sampai hari ini belum ada pertemuan atau komunikasi yang intens antara IDI dengan teman-teman Terawan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memediasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Upaya mediasi dilakukan Kementerian Kesehatan terkait pemecatan Terawan dari keanggotaan IDI. Budi mengatakan Kementerian Kesehatan telah memanggil Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan IDI.

“Jadi saya telepon semua, saya sudah bertemu dengan KKI dengan IDI, saya sudah bertemu dengan Kementerian Kesehatan,” kata Budi. [ray]

Source link