KPK memperoleh Rp1,02 miliar dari Bupati Bogor OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperoleh barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 1,024 miliar dari hasil operasi penangkapan (OTT) Bupati Bogor Ade Yasin (AY) dan rekan-rekannya.

“KPK berhasil mendapatkan barang bukti berupa uang rupiah senilai Rp 1,024 miliar yang terdiri dari uang tunai Rp 570 juta dan uang di rekening bank sekitar Rp 454 juta,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta. , Kamis periode awal.

KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait pengelolaan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab), Jawa Barat Tahun Anggaran 2021.

Selaku kontributor yaitu Bupati Bogor periode 2018-2023 Ade Yasin (AY), Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kepala Perbendaharaan Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Bogor Ihsan. Ayatullah (IA), dan pejabat pemberi komitmen.(PPK) di PUPR Pejabat Kabupaten Bogor, Rizki Taufik (RT).

Sedangkan empat tersangka penerima suap adalah petugas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat/Kasubdit III Jabar/pengendali teknis Anthon Merdiansyah (ATM), petugas BPK Perwakilan Jabar/Kepala Sementara. Tim Audit Kabupaten Bogor Arko Mulawan (AM), pegawai/penyidik ​​BPK Perwakilan Jawa Barat Hendra Nur Rahmatullah Karwita (HNRK), dan Penyidik ​​Perwakilan BPK/Jawa Barat Gerri Ginajar Trie Rahmatullah (GGTR).

Baca juga: KPK Tangkap Bupati Bogor Ade Yasin karena Korupsi

Selanjutnya, Firli dalam penahanan tersebut, tim KPK menahan 12 orang pada Selasa (26/4) sekitar pukul 23.00 WIB di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedua belas orang tersebut yaitu Ade Yasin, Ihsan Ayatullah, Maulana Adam, Rizki Taufik, Kepala Bagian Keuangan Setda Kabupaten Bogor Ruli Fathurrahman (RF), Kepala BPKAD Bogor Teuku Mulya (TK), Sekretaris BPKAD Bogor Andri (AR), petugas BPKAD Kabupaten Bogor Hani (HN).

Berikutnya Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Gerri Ginajar Trie Rahmatullah, dan Hendra Nur Rahmatullah Karwita.

“Menyusul adanya laporan masyarakat atas dugaan pemberian uang dari Bupati Bogor melalui orang yang dipercaya kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat, tim KPK bergerak mengamankan pihak-pihak yang terlibat,” kata Firli.

Ia menjelaskan, Selasa (26/4) pagi, pasukan turun ke lapangan menuju hotel di Bogor, namun setelah menerima uang, mereka kembali ke Bandung, Jawa Barat.

“Jadi KPK dibagi menjadi dua tim, dimana satu tim bergerak ke Bandung untuk mengamankan pegawai BPK Perwakilan Jabar dengan bukti uang di tabungannya,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Bogor yang Ditahan KPK Punya Kekayaan Rp 4,1 Miliar

Selanjutnya, tim KPK mengamankan empat pegawai BPK Perwakilan Jabar yang berada di kediamannya masing-masing di Bandung pada Selasa (26/4) malam.

Saat itu, tim langsung mengamankan dan membawa mereka ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, kata Firli.

Terkait penangkapan di Bandung, kata dia, Rabu (27/4) pagi, tim KPK juga mengamankan Bupati Bogor di rumahnya dan pihak lain termasuk pejabat dan ASN Kabupaten Bogor di rumahnya masing-masing di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Bogor.

“Selain itu, semua yang selamat dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan intensif,” katanya.

Baca Juga: Ade Yasin Sudah Keluarkan Larangan SE Menerima Reward Sebelum OTT
Baca juga: KPK: OTT Ade Yasin Atas Tuduhan Korupsi Pengelolaan Pelaporan Keuangan

Source link