J&T  

Kejaksaan Kaji Ulang Jnt, Kasus Pembayaran 20 Persen Di Babel Layanan PUPR Tingkatkan Penyidikan?

Pangkalpinang, FABERTA – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung disebut-sebut menaikkan status kasus dugaan sitasi 20 persen di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Daerah Kepulauan Bangka Belitung dari tahap penyidikan ke tahap penyidikan. Peningkatan status kasus tersebut dilakukan setelah pihak penuntut di Pengadilan Tinggi Babel meneliti beberapa data dan informasi.

Hari ini, Kamis (4/11/2021) Kejaksaan Agung kembali memeriksa Jnt, mantan Kepala PUPR Babel. Setibanya pada pukul sembilan pagi ditemani kendaraan berbaju merah, Jnt langsung memasuki Gedung Pidsus yang berada di kompleks Kejaksaan Agung Babel.

Kabar dugaan kenaikan status sitasi 20 persen di Dinas PUPR Babel, dari penyidikan ke penyidikan, disampaikan sumber wartawan dalam di Pengadilan Tinggi Babel.

“Kasus Babel PUPR sedang naik daun, Dik (penyidikan -red). Senin kemarin statusnya ditingkatkan dari tahap penyidikan ke tahap penyidikan,” ujar sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berlangsung. Jnt belum terlihat keluar dari gedung pemeriksaan. Azan Zhuhur yang biasa digunakan sebagai jeda sejenak, tidak tampak digusur dari gedung.

Dalam redaksi, sejak kasus pembayaran 20 persen itu diperiksa Kejaksaan Agung pada 23 Agustus 2021, hingga saat ini JNT telah menjalani tiga kali pemeriksaan.

Terkait pemeriksaan dan pengembangan kasus tersebut ke penyidikan, Kajati Babel Daroe Tri Sadono tidak memberikan keterangan apapun. Pesan yang dikirim oleh wartawan belum dijawab.

Source link