Jerman Akan Mengirim Tank ke Ukraina untuk Melawan Rusia

Merdeka.com – Merdeka.com – Jerman akan mengirim senjata berat ke Ukraina untuk membantu mengusir serangan Rusia. Bantuan senjata tersebut diumumkan oleh pemerintah pada hari Selasa dan merupakan pertama kalinya Jerman mengirimkan bantuan senjata berat ke Ukraina.

Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht mengatakan pemerintah menyetujui pengiriman tank Gepard yang dilengkapi dengan senjata anti-pesawat. Tangki tersebut akan dikirim dari stok perusahaan KMW, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (27/4).

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin menyambut baik keputusan Jerman untuk mengirim sistem 50 Cheetah. Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Lambrecth di Pangkalan Udara Ramstein AS di Jerman barat.

Sebelumnya, Jerman dikritik karena menolak memasok senjata berat ke Ukraina. Duta Besar Ukraina untuk Jerman telah mengkritik Berlin karena lambat memberikan Ukraina senjata berat dan bantuan lain yang dapat membantu Kiev mengusir pasukan Rusia, termasuk memberlakukan pembatasan impor energi Rusia.

Berlin juga dinilai ragu karena khawatir Jerman akan merasakan dampak ekonomi dari sanksi terhadap pasokan gas Rusia.

Kanselir Olaf Scholz menepis kritik tersebut, dengan mengatakan pasokan senjata masih terbatas, sementara produksi amunisi dari industri senjata lebih sedikit dan perlu ditingkatkan. Scholz juga memperingatkan risiko bahwa Moskow akan menganggap Jerman terlibat dalam konflik, yang dapat menyebabkan Perang Dunia III.

Namun koalisi yang berkuasa mempertanyakan alasan Scholz dan meminta Jerman berbuat lebih banyak untuk membantu Ukraina.

Permintaan Ukraina untuk senjata berat telah meningkat sejak Moskow memusatkan perhatian pada serangannya di wilayah Donbas di Ukraina timur.

Pengumuman pengiriman tank Gepard dilakukan setelah perusahaan pertahanan Rheinmetall meminta pemerintah untuk menyetujui pengiriman 100 kendaraan tempur infanteri Marder dan 88 tank Leopard 1A5 ke Ukraina. [pan]

Source link