BNNP Bali Pantau Toko Vape di Bali, Pamerkan Jual Tembakau Gorilla atau Ganja Sintetis

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Daerah (BNNP) Bali mulai mewaspadai tanda-tanda penjualan tembakau kanabis sintetis alias tembakau gorila di toko-toko vape di Bali.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra menjelaskan, tembakau gorila atau ganja sintetis banyak digunakan di kalangan anak muda.

Barang ilegal ini biasanya dipesan oleh anak muda Bali yang dikirim dari Makassar.

“Tembakau gorila pelakunya masih muda, dari trend kita dapat order melalui media sosial yang dikirim dari Makassar, melihat beberapa kasus,” kata Sugianyar di Kantor BNNP Bali, Rabu 27 April 2022.

Baca juga: Dituduh Jual Iphone Bodong, Bule Rusia Ditangkap Polsek Kuta Utara

Baru-baru ini, seorang pemuda berusia 20 tahun, Dewa Nyoman Aditia, ditangkap oleh BNNP Bali bersama Bea dan Cukai karena mengendalikan tembakau gorila.

Tim Clearance BNNP Bali bersama Bea dan Cukai Denpasar mengungkap kasus Narkotika Ganja Sintetis yang akan dikirim melalui Perusahaan Jasa Peduli.

Hingga akhirnya ia memergoki Dewa di area parkir J&T EXPRES, Jalan Tukad Pancoran, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Kamis, 21 April 2022.

Disaksikan oleh 2 orang saksi masyarakat, tim melakukan pemeriksaan terhadap paket yang dipegang pelaku dan ditemukan 1 plastik klip berisi tanaman kering yang diduga narkotika jenis Ganja Sintetis seberat 15,02 gram.

Baca juga: Empat Peti Kuno di Museum Buleleng Diawetkan, Dua di antaranya Rusak Berat

Atas kejadian tersebut, pelaku dan BB dibawa ke Kantor BNNP Bali untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.



Source link