Agriculture War Room (AWR), Sebuah Teknologi Pertanian 4.0

Teknologi Pertanian 4.0, Agriculture War Room (AWR) yang Siap Diluncurkan

0

Agriculture atau pertanian adalah suatu sistem yang sangat penting dan selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya, dari pertanianlah kita bisa memperoleh bahan pangan, minyak, bahkan hingga biodiesel. Sehingga tidak heran jika negara indonesia sebagian besar penduduknya adalah pertanian.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, pertanian juga tidak mau kalah berkembang. Karena pertanian tidak bisa mencukupi kebutuhan penduduknya yang terus bertambah dengan lahan yang semakin menyempit jika tanpa adanya teknologi. Maka dari itu, Kementerian pertanian menggenjot produktivitas pertanian dengan meluncurkan Revolusi industri 4.0 di bidang pertanian.

Teknologi Revolusi Industri Pertanian 4.0 tersebut adalah Agriculture War Room (AWR), yang merupakan pusat data dan sistem kontrol pembangunan berbasis teknologi terkini. Mekanisasi pertanian adalah salah satu komponen penting untuk mewujudkan pertanian modern yang bisa memenuhi target swasembada pangan berkelanjutan. Dan teknologi modern yang digunakan untuk AWR menggunakan lima teknologi utama yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi printing. Dengan sistem ini, harapannya bisa berguna sebagai pemicu tumbuh kembangnya produksi pertanian supaya bisa mencapai angka diatas rata-rata sehingga bisa lebih efisien dalam menghadapi daya saing industri.

Dengan AWR, melalui dashboard informasi di AWR bisa memonitor kondisi pertanaman di lapangan dengan lebih baik. Hal yang penting adalah ketersediaan data pertanian yang akurat dan sesuai dengan kondisi lapangan, karena memiliki peran penting dalam penyusunan program, kebijakan, dan pencapaian target pembangunan pertanian ke depannya. Dan di dalam AWR, terdapat teknologi teleconference yang bisa menghubungkan ke Balai Penyuluhan Pertanian di seluruh Indonesia dan berbagai aplikasi data pertanian.

Agriculture War Room menjadi pusat pembangunan pertanian yang secara langsung dikendalikan Mentan bersama tim, yang terkoneksi dengan Agriculture Operational Room di seluruh wilayah Indonesia mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan. Dengan teknologi ini nantinya bisa menjadi alat ukur dalam melakukan pengawasan serta mapping area lahan nasional. Dan penggunaan internet of think memungkinkan petani tidak perlu drone untuk melaporkan sawahnya.

Sebagai contoh penggunaan SWR ini adalah misalkan  ketika ada informasi kekurangan pupuk di suatu daerah, maka Mentan bisa melihat dimana desanya, kecamatannya, dan kabupatennya, kemudian juga melihat pupuk itu intervensinya dimana apakah di lini V, I, ataupun IV.

Selain itu, juga bisa melihat dimana saja akan turun hujan, bagaimana kondisi lapangan di daerah tertentu, seperti apa panennya, sudah mulai tanam atau belum, berapa alsintan yang digunakan hari ini, dan data-data lainnya. Sehingga dengan AWR ini, pemerintah pusat bisa mengontrol dan memantau kondisi pertanian di seluruh indonesia dengan kecerdasan artificial yang berbasis internet of think tadi (IoT).

Selain AWR, revolusi industri 4.0 ini juga mendukung model dan inovasi bisnis baru seperti pertanian presisi, pertanian vertikal, pertanian pintar (smart farming) dengan menggunakan data besar, sensor dan drone, alat analisis, dan otomatisasi alsintan. Karena Internet of Things yang digunakan bisa meng-connect-kan benda-benda sekitar dengan internet melalui gadget. Sehingga dengan hal itu bisa mengembangkan pula praktik pertanian seperti pemanfaatan irigasi, pengolahan lahan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan varietas tanaman baru, pengolahan pasca panen, b=hingga pemasaran.

Selain itu, pengembangan revolusi industri 4.0 ini memanfaatkan cloud computing, mobile internet dan artificial intelligence yang digabung menjadi generasi baru sehingga bisa menggerakkan traktor dan bisa mengoperasikan traktor tanpa operator (autonomous tractor), kemudian bisa menggunakan pesawat drone untuk mendeteksi unsur hara, serta robot grafting.

Sangat menarik bukan? Perkembangan itu dilakukan lantaran pertanian juga harus mengikuti perkembangan teknologi agar bisa memenuhi kebutuhan swasembada pangan dan kebutuhan lainnya dengan baik. Nah jika sobat tertarik dengan bacaan infosedia, cek artikel kita lainnya ya!

Leave A Reply

Your email address will not be published.